IPv6 [solusi IP masa depan] Part I

Pengalokasian alamat IP yang didesain pada dua dekade lalu mampu menghubungkan jutaan komputer pada masa itu. Namun saat ini, IP tersebut harus mampu menghubungkan milyaran komputer dalam Internet. Akibatnya kebutuhan ruang alamat IP semakin meningkat dan diramalkan, di masa mendatang akan habis. Mengantisipasi masalah ini, pada pertemuan IETF tahun 1994 telah direkomendasikan penggunaan IPv6 sebagai pengembangan IPv4.

Alamat IP adalah sederetan bilangan biner sepanjang 32 bit (IPv4) yang dipakai untuk mengidentifikasi node atau host pada jaringan. Semua node atau host yang terhubung ke Internet, dibedakan berdasarkan alamat IP ini sehingga tidak boleh terjadi duplikasi. Pada awalnya, alamat dengan 32 bit ini dianggap mencukupi untuk dibagikan kepada host.

Namun dengan perkembangan teknologi Internet yang luar biasa, muncul kekhawatiran pada suatu saat nanti alamat IP akan habis akibat permintaan yang besar. Jumlah ruang alamat IPv4 (panjang alamat 32 bit) yang tersedia berkisar 232 atau sekitar 4,3 x 109. Sedangkan jumlah ruang alamat IPv6 (panjang alamat 128 bit) berkisar 2128 atau sekitar 3,4 x 1038. Dengan demikian, kapasitas alokasi alamat pada IPv6 jauh lebih besar dibandingkan alamat IPv4.
(bersambung)
Sumber : majalah CHIP

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Related Articel